NIB2510220049215
Software

Mengenal Trend Low-Code dan No-Code untuk UKM Indonesia dalam Era Digital

Perkembangan teknologi low-code dan no-code membantu UKM Indonesia meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam menciptakan aplikasi bisnis.

14 Juli 2026 3 menit bacaOleh DIGITAL-IT Newsroom
Bagikan: WhatsApp X Facebook
Mengenal Trend Low-Code dan No-Code untuk UKM Indonesia dalam Era Digital

Tahun 2026 ini, Indonesia menyaksikan kemajuan pesat dalam teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Salah satu tren yang menarik perhatian adalah penggunaan low-code dan no-code untuk UKM. Low-code dan no-code adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan proses pembuatan aplikasi tanpa memerlukan pengalaman programming lanjut.

Keuntungan Menggunakan Low-Code dan No-Code

Keuntungan utama menggunakan low-code dan no-code adalah kemampuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Dengan menggunakan platform low-code dan no-code, UKM dapat menciptakan aplikasi bisnis dengan lebih cepat dan lebih sederhana.

Mengapa UKM Perlu Menggunakan Low-Code dan No-Code?

Ada beberapa alasan mengapa UKM perlu menggunakan low-code dan no-code, yaitu:

  • Meningkatkan produktivitas dan efisiensi
  • Mengurangi biaya pengembangan aplikasi
  • Meningkatkan kemampuan kompetitif
  • Mengembangkan aplikasi yang lebih responsif dan fleksibel

Tren Low-Code dan No-Code di Indonesia

Tren low-code dan no-code di Indonesia telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak perusahaan dan UKM yang telah menggunakan platform low-code dan no-code untuk menciptakan aplikasi bisnis yang lebih efisien dan efektif.

Contoh Perusahaan yang Menggunakan Low-Code dan No-Code

Beberapa contoh perusahaan yang telah menggunakan low-code dan no-code di Indonesia adalah:

  • PT. Telkom Indonesia, yang telah menggunakan platform low-code untuk menciptakan aplikasi bisnis yang lebih efisien
  • PT. XL Axiata, yang telah menggunakan platform no-code untuk menciptakan aplikasi bisnis yang lebih responsif

Perkembangan tren low-code dan no-code di Indonesia menunjukkan bahwa teknologi ini memiliki potensi besar dalam membantu UKM meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Tag:#Teknologi#UKM#Inovasi
Bagikan: WhatsApp X Facebook